Sebelumnya sangat disayangkan karena kevakuman blog ini, sebenarnya ada sedikit masalah tepat setelah pulang dari pengamatan transit venus ada musibah. ya, betul sekali, gembok kosan ane dijebol laming dan modem ane raib, tapi biarlah nasi sudah menjadi bubur setidaknya dengan bubur ada saudara kita di dunia sinetron sana yang bisa menunaikan ibadah haji, yatta! mengingat ini bulan haji maka apa salahnya jika kita ikut panitia kurban? daripada kita menunggu di depan pintu sambil berharap-harap cemas apakah ada yang datang membawa sekresek daging atau malah tukang sate yang lewat? maka dari itu saya sarankan labih baik menjadi panitia kurban,karena dengan menjadi panitia kurban setidaknya kalau diibaratkan dengan sepakbola maka kitalah yang datang menjemput bola.
satu lagi yang miris buat ane kalau sudah masuk musim haji apalagi kalau bukan yang namanya JOKI! ya, betul sekali entah ini fenomena fisis apa, tapi fenomena JOKI menjamur bak jamur (?), dimulai dari joki three in one, joki masuk perguruan tinggi negeri sampai yang sedang hangat adalah joki "cium hajar aswad". bayangkan betapa sinetronnya saat sedang mengelilingi ka'bah tiba-tiba datang 2 orang utusan yang mengawal kita sampai ke hajar aswad, yang jadi masalah kedua pengawal ini bukan malaikat yang membantu, karena malaikat tidak butuh lebaran gocap untuk ongkos pulang. sampai ada beberapa orang yang memberi kesaksian kalau joki ini sekarang main paksa. miris sekali, tapi biarlah karena masih ada yang lebih miris lagi yaitu dualisme timnas sepakbola indonesia yang ketenarannya di negara kita melebihi ketenaran dualisme gelombang partikel.
satu lagi yang miris buat ane kalau sudah masuk musim haji apalagi kalau bukan yang namanya JOKI! ya, betul sekali entah ini fenomena fisis apa, tapi fenomena JOKI menjamur bak jamur (?), dimulai dari joki three in one, joki masuk perguruan tinggi negeri sampai yang sedang hangat adalah joki "cium hajar aswad". bayangkan betapa sinetronnya saat sedang mengelilingi ka'bah tiba-tiba datang 2 orang utusan yang mengawal kita sampai ke hajar aswad, yang jadi masalah kedua pengawal ini bukan malaikat yang membantu, karena malaikat tidak butuh lebaran gocap untuk ongkos pulang. sampai ada beberapa orang yang memberi kesaksian kalau joki ini sekarang main paksa. miris sekali, tapi biarlah karena masih ada yang lebih miris lagi yaitu dualisme timnas sepakbola indonesia yang ketenarannya di negara kita melebihi ketenaran dualisme gelombang partikel.
baiklah, ini adalah foto yang diambil setelah saya kelamingan modem jadi mau tidak mau harus berburu sinyal wifi di kampus dan berikut foto iseng yang saya ambil dengan belahan jiwa saya si finepix s2980 dalam perburuan sinyal wifi
(lokasi: depan gedung fpmipa-a upi)
Mobil bmw merah diatas merupakan mobil legendaris yang mungkin kehilangan kartu parkir jadi tidak bisa meninggalkan area kampus.
sebenarnya judul diatas hanya sebuah random word setelah menyaksikan the expendables 2. sebelum penutupan, saya ada beberapa pesan untuk yang sedang sibuk persiapan culture day 23 oktober 2012, semangat! semoga proyek nyan-cat kita berhasil dan Nopember nanti ada Life of pi!

No comments:
Post a Comment