Pages

Thursday, October 25, 2012

renungan kambing


Selamat pagi! H-1 eksekusi, brace yourself another goat gonna get cut-throat! Menjelang hari idul adha, mari sejenak kita renungkan apa saja telah kita lakukan selama ini, selanjutnya  mungkin akan terasa sedikit aneh jika kita bisa mendengar para kambing & sapi saling berkomunikasi. Tapi apa salahnya kita untuk sebentar saja mengenang kisah mereka sebelum mereka tiada.


(sumber: lamasforfun.webs.com)




Spoiler for cerita:
Suatu waktu di pedesaan nan hijau dengan rerumputan hijau segar yang nampak begitu alami, dengan jajaran sawah yang agak menguning dengan padi yang hampir panen, di sekitarnya terdapat saluran irigasi yang jernih walaupun pintu-pintu airnya sudah agak berkarat. Banyak orang yang bilang kalau disini lah tempat paling cocok untuk berternak kambing & sapi. Pemandangan sore yang dihiasi bocah-bocah gembala yang selalu riang dengan hewan ternak yang mungkin riang juga (mungkin), desa ini memang selalu menjadi incaran para pembeli hewan ternak khusus untuk kurban, karena memang hewan disini kualitasnya bagus. Kemudian di salah satu peternakan ada 2 sosok kambing yang besok kemungkinan besar akan dieksekusi sebagai kurban. Berikut ini adalah obrolan mereka yang berlangsung selama kurang lebih 3 jam sebelum mereka diangkut pembeli.

Kambing #1: “embeee!’
Kambing #2: “be.....”
Semua kambing: “embeeeee..................!”
Sekian

No comments:

Post a Comment

MEMUAT HALAMAN
(LOADING)