Yah selamat pagi, tulisan ini
dibuat H-2 eksekusi masal para hewan kurban.
Sedikit promosi anime sebelum kita beranjak ke ecehan selanjutnya. “Steins:
gate” yah anime ini memiliki alur cerita yang agak maju-mundur, secara
keseluruhan ini film bercerita tentang ilmuwan fisika yang sok ambisius dan banyak
tingkah yang terobsesi dengan perjalanan waktu. Yang unik adalah anime ini
sebenarnya hanya membahas kejadian selama satu hari dalam 24 episode.
Dalam anime ini penonton akan
disuguhi teori konspirasi mengenai komputer legendaris yang konon bisa menerjemahkan semua bahasa
pemograman yaitu IBN5100 dan juga mengaitkan dengan isu mengenai keberadaan
john titor dan mesin waktunya yang sempat menjadi perdebatan keaslian wasiatnya
pada awal tahun 2000. Jika dari sudut pandang anime maka yang namanya dunia
masa depan sifatnya paralel untuk setiap orang namun ikatan seperti jodoh,
rejeki dan kematian akan tetap sama untuk setiap dunia paralel, hal ini
dikarenakan keberadaan medan atraktor yang menyebabkan ketiga hal tersebut
tidak bisa dirubah.
Dalam film diceritakan saat tokoh utama mencoba mengirim pesan ke masa lalu yang isinya nomor lotre yang akan keluar di masa depan namun ternyata orang yang mendapat pesan salah satu angka sehingga si tokoh utama tidak menang lotre. Kemudian saat si tokoh utama berkali-kali pindah dunia paralel untuk membatalkan kematian teman masa kecil, namun hasilnya setiap ia pindah dunia paralel teman nya selalu meninggal dengan cara yang berbeda untuk tiap dunia paralel.
Dalam film diceritakan saat tokoh utama mencoba mengirim pesan ke masa lalu yang isinya nomor lotre yang akan keluar di masa depan namun ternyata orang yang mendapat pesan salah satu angka sehingga si tokoh utama tidak menang lotre. Kemudian saat si tokoh utama berkali-kali pindah dunia paralel untuk membatalkan kematian teman masa kecil, namun hasilnya setiap ia pindah dunia paralel teman nya selalu meninggal dengan cara yang berbeda untuk tiap dunia paralel.
Sekarang pertanyaan yang diajukan
pada dunia saat ini adalah, mungkinkah manusia melakukan perjalanan waktu ke
masa lalu dan merubah tatanan dunia dan sistem hukum juga sistem ekonomi dunia
seperti ambisi si tokoh utama dalam anime?
Bahasan mengenai waktu dan
perjalanan waktu sampai saat ini masih sebatas teori, karena sekalipun terbukti
maka yang mengetahui kalau teori itu terbukti hanyalah orang yang melakukan
perjalanan lintas waktu, sedangkan orang-orang yang tidak terlibat tidak akan
tahu apa-apa mengenai kebenaran teori waktu itu sendiri. Karena sesungguhnya pihak
yang bisa merubah masa lalu maka ia berpotensi untuk menguasai dunia, maka
berikut kemungkinannya mengenai perjalanan lintas waktu:
1) Perjalanan waktu ada namun belum bisa mengirim manusia untuk menjelajah waktu. Pilihan yang mendekati rasional.
2) Perjalanan waktu ada namun orang yang berhasil melakukan perjalanan waktu lebih memilih bahwa dunia yang indah adalah dunia tanpa mesin waktu seperti ending dari steins: gate. Kemungkinan ini sedikit maksa, karena sangat ideologis.
3) Dunia saat ini adalah dunia dimana pihak yang bisa melakukan perjalanan waktu telah berkuasa dan telah merubah sistem yang seharusnya ada, artinya dunia saat ini dengan segala sistem yang ada adalah hasil dikte dari pihak yang telah memanfaatkan mesin waktu. Ini adalah kemungkinan yang paling mengerikan menurut saya sendiri.
1) Perjalanan waktu ada namun belum bisa mengirim manusia untuk menjelajah waktu. Pilihan yang mendekati rasional.
2) Perjalanan waktu ada namun orang yang berhasil melakukan perjalanan waktu lebih memilih bahwa dunia yang indah adalah dunia tanpa mesin waktu seperti ending dari steins: gate. Kemungkinan ini sedikit maksa, karena sangat ideologis.
3) Dunia saat ini adalah dunia dimana pihak yang bisa melakukan perjalanan waktu telah berkuasa dan telah merubah sistem yang seharusnya ada, artinya dunia saat ini dengan segala sistem yang ada adalah hasil dikte dari pihak yang telah memanfaatkan mesin waktu. Ini adalah kemungkinan yang paling mengerikan menurut saya sendiri.
ini hanya obrolan random

No comments:
Post a Comment