Seberapa jauh minat seseorang terhadap buku, atau
minat baca seseorang dapat tercermin sikap orang tersebut. Ambil contoh dalam
sebuah obrolan di malam hari yang biasa-biasa saja. Ketika itu kami sedang
terlibat dalam sebuah perbincangan yang menurut saya tidak terlalu bermanfaat
untuk dibicarakan. Tema perbincangan kami adalah bagaimana manusia dapat
bertahan hidup, awalnya obrolan terdengar ilmiah dengan berlandaskan teori
darwin, kemudian berlanjut ke missing link sampai ujung perbincangannya adalah
bagaimana cara sapi kawin.
Apa
urusannya dengan sapi? Dan kenapa harus sapi kawin? Oke, obrolan kami melenceng
karena saat itu terlintas dalam pikiran saya mengenai tayangan yang menampilkan
proses inseminasi buatan pada peternakan sapi. Dan si presenter dengan sukarela
menjadi petugas yang mengumpulkan sperma dari sapi jantan. Si presenter
menjalankan tugasnya dengan memasuki sebuah benda yang terbuat dari logam entah
baja atau hanya besi, namun benda tersebut dibuat menyeruapi sapi betina.
Singkat cerita setelah beberapa menit berada dalam ruangan yang berguncang
hebat dan seolah akan ambruk akibat ulah si sapi jantan, si presenter berhasil
menjalankan tugasnya dengan benar dan proses inseminasi buatan pun dilakukan
dengan menyuntikan sperma tersebut ke sapi betina.
Saya pikir hanya berdasarkan cerita yang saya
paparkan mereka akan percaya, nyatanya tidak ada satu pun dari mereka yang
percaya. Sehingga semalaman kami menjelajah youtube untuk mencari video yang
saya sebutkan sebelumnya. Pada pagi harinya ketika kami berkumpul lagi diruang
tengah, hasil temuan kami tidak mengecewakan walaupun video inseminasi buatan
pada sapi tidak ditemukan tapi kami jadi mengetahui bagaimana beruang, gorila,
jerapah dan unta bereproduksi. Bisa anda simpulkan sendiri apakah saya termasuk
orang yang gemar membaca atau tidak, silahkan simpulkan jika berkenan.
NB : Selama berkeliaran di perpustakaan tempat saya
praktek mengajar saya telah membaca buku yang kebanyakan novel seperti The Last
Symbol karya Dan Brown, Tokyo Zodiac Murderer karya Soji Shimada, Mereka Yang
dilumpuhkan karya Pramoedya Ananta Toer. Dan ini menarik karena saya baru
mengalami perpustakaan sekolah menengah pertama yang menyediakan buku fiksi
yang cukup banyak.
PPL dimanay, yan? Kalau suka Dan Brown coba buku seri Robert Langdon yang lain ^^. The Davinci Code atau Inferno.
ReplyDelete